Dalam Dunia ini
Banyak yang tiada mengerti
Hidup yang dijalani
Mesti berbagi
Dalam cinta kasih
Kita bersama berdiri
Bergenggaman jemari
Menyatukan hati
DIA berikan
Kepada sluruh manusia
Kasih sayang
Karna kita semua tiada berbeda
Bila kau mau sadari
Cinta kasih tak memilih
Kau dan aku kita semua sama
Bila kau mau berbagi
Apalagi yang dinanti
Kasih putih karunia Ilahi
Saturday, September 20, 2008
Snada – ‘Jagalah Hati’ (from Aa Gym)
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian bersih, pikiranpun akan jernih
Semangat hidup nan gigih, prestasi mudah diraih
Namun bila hati keruh, bathin selalu gemuruh
Seakan dikejar musuh, dengan Allah kian jauh
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian suci, tak ada yang tersakiti
Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati
Namun bila hati busuk, pikiran jahat merasuk
Akhlak kian terpuruk, jadi mahluk terkutuk
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian lapang, hidup sempit terasa senang
Walau kesulitan datang, dihadapi dengan tenang
Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit
Seakan terus menghimpit, lahir bathin terasa sakit
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian bersih, pikiranpun akan jernih
Semangat hidup nan gigih, prestasi mudah diraih
Namun bila hati keruh, bathin selalu gemuruh
Seakan dikejar musuh, dengan Allah kian jauh
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian suci, tak ada yang tersakiti
Pribadi menawan hati, ciri mukmin sejati
Namun bila hati busuk, pikiran jahat merasuk
Akhlak kian terpuruk, jadi mahluk terkutuk
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Bila hati kian lapang, hidup sempit terasa senang
Walau kesulitan datang, dihadapi dengan tenang
Tapi bila hati sempit, segalanya jadi rumit
Seakan terus menghimpit, lahir bathin terasa sakit
Jagalah hati jangan kau kotori
Jagalah hati lentera hidup ini
Jagalah hati jangan kau nodai
Jagalah hati cahaya Illahi
Snada – ‘Hanya Padamu’
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Tuhan kami Ya Rabbi
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Tuhan kami Ya Rabbi
Segala puji hanya padaMU Allah
Tuhan bagi semesta alam
Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Penguasa hari pembalasan
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Ya Rabbi Tuhan kami Ya Rabbi
Hanya kepadaMu
Kami kan menyembah
Dan memohon pertolonganMu
Tunjukkanlah kami
JalanMu yang lurus
Jalan yang Engkau Anugrahi
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Ya Rabbi Tuhan Kami Ya Rabbi
Ya Allah
Anugerah yang Kau beri
Penuh dengan nikmat
Ya Allah
Jangan Kau beri kami jalan yang sesat
Dan Engkau murkai
Tuhan kami Ya Rabbi
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Tuhan kami Ya Rabbi
Segala puji hanya padaMU Allah
Tuhan bagi semesta alam
Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Penguasa hari pembalasan
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Ya Rabbi Tuhan kami Ya Rabbi
Hanya kepadaMu
Kami kan menyembah
Dan memohon pertolonganMu
Tunjukkanlah kami
JalanMu yang lurus
Jalan yang Engkau Anugrahi
Ya Rabbi Ya Rabbi Ya Rabbi
Ya Rabbi Tuhan Kami Ya Rabbi
Ya Allah
Anugerah yang Kau beri
Penuh dengan nikmat
Ya Allah
Jangan Kau beri kami jalan yang sesat
Dan Engkau murkai
Snada – ‘Belajar Dari Ibrahim’
Sering kita merasa taqwa
Tanpa sadar terjebak rasa
Dengan sengaja mencuri-curi
Diam-diam ingkar hati
Pada Allah mengaku cinta
Walau pada kenyataannya
Pada harta, pada dunia
Tunduk seraya menghamba
/Reff
Belajar dari Ibrahim
Belajar Taqwa kepada Allah
Belajar Taqwa kepada Allah
Belajar dari Ibrahim
Belajar untuk mencintai Allah
Malu pada Bapak para Ambiya
Patuh dan taat pada Allah semata
Tanpa pernah mengumbar kata-kata
Jalankan perintah tiada banyak bicara
Tanpa sadar terjebak rasa
Dengan sengaja mencuri-curi
Diam-diam ingkar hati
Pada Allah mengaku cinta
Walau pada kenyataannya
Pada harta, pada dunia
Tunduk seraya menghamba
/Reff
Belajar dari Ibrahim
Belajar Taqwa kepada Allah
Belajar Taqwa kepada Allah
Belajar dari Ibrahim
Belajar untuk mencintai Allah
Malu pada Bapak para Ambiya
Patuh dan taat pada Allah semata
Tanpa pernah mengumbar kata-kata
Jalankan perintah tiada banyak bicara
Snada – ‘Ku Temukan Jalanku’
Gelap jalan s’lama ini
Ragupun membayang diri
Ketika cahya mengusir galau
Sadarkan kekhilafan diriku
Ingin kunyatakan cinta
Menyatu dengan cahyaMU
Ketika kutemukan kebenaran
Punahkan keangkuhan diriku
Kini kutemukan jalanku
Yang lama kucari
Terimalah kesaksian hamba
Penuh tulus hati
Penuh tulus hati
Ragupun membayang diri
Ketika cahya mengusir galau
Sadarkan kekhilafan diriku
Ingin kunyatakan cinta
Menyatu dengan cahyaMU
Ketika kutemukan kebenaran
Punahkan keangkuhan diriku
Kini kutemukan jalanku
Yang lama kucari
Terimalah kesaksian hamba
Penuh tulus hati
Penuh tulus hati
Snada – ‘Mabaadiunaa’
Dustuurunal Qur’aan, Allahu Ghayatunaa
Wa Rasuulunal Adnaan, Zaim Da’watinaa
Almautu Yaa Ikhwaan, Asmaa Amaninaa
Wa Thariqunal Jihaad, Hadzi Mabaadiunaa
Hayya Bil Iqaamatil ‘Aqidaah
Wal Akhlaqul Karimah Shahihul ‘Ibadaah
Wal Amarul Ma’ruf Nahi ‘Anil Munkaar
Insya Allah Bi Barakatillah
Allah Tujuan Kami, Al Qur’an Kitab Kami
Rasulullah Muhammad, Ialah Teladan Kami
Jihad fii Sabilillah, Langkah Perjuangan Kami
Gugur dengan Syahid, Adalah Impian Kami
Wa Rasuulunal Adnaan, Zaim Da’watinaa
Almautu Yaa Ikhwaan, Asmaa Amaninaa
Wa Thariqunal Jihaad, Hadzi Mabaadiunaa
Hayya Bil Iqaamatil ‘Aqidaah
Wal Akhlaqul Karimah Shahihul ‘Ibadaah
Wal Amarul Ma’ruf Nahi ‘Anil Munkaar
Insya Allah Bi Barakatillah
Allah Tujuan Kami, Al Qur’an Kitab Kami
Rasulullah Muhammad, Ialah Teladan Kami
Jihad fii Sabilillah, Langkah Perjuangan Kami
Gugur dengan Syahid, Adalah Impian Kami
Snada – ‘My Pray’
Allah, I can’t begin to tell You
Allah, All the thing I love You for
Allah, I only know that everyday
I love You more and more
Allah, all the thing I’ve seen with my eyes
All the sounds I’ve heard in my life
Allah, would You forgive all my faults
Will You lead me to your way
They always remind me of You
We hope we’ve always been in love with You
Allah, All the thing I love You for
Allah, I only know that everyday
I love You more and more
Allah, all the thing I’ve seen with my eyes
All the sounds I’ve heard in my life
Allah, would You forgive all my faults
Will You lead me to your way
They always remind me of You
We hope we’ve always been in love with You
Snada – ‘Saat Ajal Menjelang’
Di saat ajal kan datang menjelang
Malaikat Izrail mainkan peran
Nyawa tercabut tubuhpun meregang
Allahu Akbar janjiMu tlah datang
Lidahpun kelu bibirpun membisu
Seluruh tubuh kaku dan membeku
Kenikmatan duniapun berlalu
Mohon ampunan sudah berlaku
Tiada lagi tempat pertolongan
Kecuali amal dan perbuatan
Semasa hidup membentang jaman
Ridla Illahi yang didambakan
Sebesar dzarahpun diperhitungkan
Kebaikan yang tlah kita amalkan
Sebesar dzarahpun diperhitungkan
Keburukan yang tlah kita lakukan
Malaikat Izrail mainkan peran
Nyawa tercabut tubuhpun meregang
Allahu Akbar janjiMu tlah datang
Lidahpun kelu bibirpun membisu
Seluruh tubuh kaku dan membeku
Kenikmatan duniapun berlalu
Mohon ampunan sudah berlaku
Tiada lagi tempat pertolongan
Kecuali amal dan perbuatan
Semasa hidup membentang jaman
Ridla Illahi yang didambakan
Sebesar dzarahpun diperhitungkan
Kebaikan yang tlah kita amalkan
Sebesar dzarahpun diperhitungkan
Keburukan yang tlah kita lakukan
Snada – ‘Teman Sejati (from Brothers)’
Selama ini kumencari-cari
Teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Bersyukur kini padaMU Ilahi
Teman yang dicari
Selama ini telah kutemui
Dengannya di sisi perjuangan ini
Senang diharungi bertambah murni
Kasih Ilahi
KepadaMU Allah kupanjatkan doa
Agar berkekalan Kasih sayang kita
Kepadamu teman kumohon sokongan
Pengorbanan dan pengertian
Telah kuungkapkan segala-galanya
Selama ini kumencari-cari, teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Bersyukur kini padaMU Ilahi, teman yang dicari
Selama ini telah kutemui
KepadaMU Allah kumohon restuMU,
Agar kita Kekal bersatu
Kepadamu teman teruskan perjuangan,
Pengorbanan dan kesetiaan
Telah kuungkapkan segala-galanya
Itulah tandanya kejujuran kita
Kumencari-cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Bersyukur kini padaMU Ilahi
Teman yang dicari
Selama ini telah kutemui
Dengannya di sisi perjuangan ini
Senang diharungi bertambah murni
Kasih Ilahi
KepadaMU Allah kupanjatkan doa
Agar berkekalan Kasih sayang kita
Kepadamu teman kumohon sokongan
Pengorbanan dan pengertian
Telah kuungkapkan segala-galanya
Selama ini kumencari-cari, teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Bersyukur kini padaMU Ilahi, teman yang dicari
Selama ini telah kutemui
KepadaMU Allah kumohon restuMU,
Agar kita Kekal bersatu
Kepadamu teman teruskan perjuangan,
Pengorbanan dan kesetiaan
Telah kuungkapkan segala-galanya
Itulah tandanya kejujuran kita
Kumencari-cari teman yang sejati
Buat menemani perjuangan suci
Snada – ‘Segala Puji BagiMU’
Ku berpijak di tanahMU
Menghirup udaraMU
Ku berjalan di bumiMU
Hidup dengan rizkiMU
NikmatMU yang manakah kan ku dustai
Warna bunga di mataku
Gambar indah dariMU
Sepoi angin menerpaku
bagai belai kasihMU
NikmatMU yang manakah kan ku dustai
Terima kasih Ya Allah
Untuk semua yang tlah Engkau beri
Segala puji bagiMU
Atas karunia dan rahmatMU
Padaku
Ku bisa melihat
Ku bisa mendengar
Semua karena izinMU
NikmatMu yang manakah kan ku dustai
Syukurku selalu
Sujudku selalu padamu
Menghirup udaraMU
Ku berjalan di bumiMU
Hidup dengan rizkiMU
NikmatMU yang manakah kan ku dustai
Warna bunga di mataku
Gambar indah dariMU
Sepoi angin menerpaku
bagai belai kasihMU
NikmatMU yang manakah kan ku dustai
Terima kasih Ya Allah
Untuk semua yang tlah Engkau beri
Segala puji bagiMU
Atas karunia dan rahmatMU
Padaku
Ku bisa melihat
Ku bisa mendengar
Semua karena izinMU
NikmatMu yang manakah kan ku dustai
Syukurku selalu
Sujudku selalu padamu
Subscribe to:
Posts (Atom)